Teknologi Informasi Zaman Now Di Bidang Kesehatan
Teknologi Informasi
Zaman Now
Di Bidang Kesehatan
Pemanfaatan
teknologi informasi di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini menjadi
sangat penting sebab dengan menggunakan teknologi informasi memudahkan kita
untuk mencapai suatu proses, sehingga dapat mengefisiensikan waktu. Salah satu
teknologi informasi di bidang kesehatan yang saat ini berkembang adalah e-health.
E-health adalah aplikasi internet atau teknologi yang berkaitan dengan industri
pelayanan kesehatan. Dengan adanya teknologi informasi yang cepat dan
berkualitas seperti e-health diharapkan pelayanan kesehatan dapat meningkat.
Sejak tahun 1997, WHO telah merencanakan penggunaan teknologi informasi untuk
keperluan medis, sampai pada tahun 2005 pada resolusi e-health nomor 58.28. Di
Indonesia penggunaan teknologi informasi di bidang kesehatan telah di atur
dalam UU No.36 tahun 2009 tentang kesehatan, dimana untuk menyelenggarakan
upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi dan melalui
lintas sektor. Penerapan e-health di Indonesia mulai dilaksanakan dengan
kerjasama antar instansi rumah sakit, walaupun masih digunakan hanya untuk
keperluan internal rumah sakit.
Istilah
e-health mulai muncul pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Teknologi
telekomunikasi yang digunakan pada mulanya adalah teknologi telpon analog, yang
digunakan untuk komunikasi antara pasien dan dokter, layanan rumah sakit dan
pertukaran data elektrodiagram. Penerapan teknologi masih terkendala
ketrbatasan lebar pita jalur komunikasi, sehingga perlu penyempurnaan dari
berbagai aspek, sejalan dengan perkembangan teknologi maka masalah besaran
jalur pita dapat teratasi.
Secara
umum pengertian e-health adalah suatu pelayanan dalam bentuk aplikasi teknologi
informasi dan komunikasi yang dihubungkan dengan keseluruhan elemen fungsional
pendukung sektor kesehatan. Perkembangan sampai saat ini mencakup istilah
electronic health record, telemedicine, consumer health informatic, health
knowledge management, virtual healthcare team, dan healthcare information
center.
E-health
merupakan solusi enterprise atau korporat dalam bidang kesehatan yang
melibatkan dukungan seluruh aspek tatanan pemerintahan, seperti rumah sakit,
puskesmas, dinas kesehatan, industri farmasi institusi pendidikan tinggi (yang
berhubungan dengan kesehatan) poliklinik dan sebagainya.
Manfaat
penggunaan E-health :
1. Efesiensi,
salah satu tujuan diterapkannya e-health adalah efesiensi pelayanan kesehatan,
menurunkan biaya pelayanan kesehatan seperti menurunkan biaya untuk diagnosa
atau konsultasi antara dokter dengan pasien.
2. Meningkatkan
kualitas pelayanan kesehatan, dengan informasi-informasi yang berkualitas dan
sumber yang telah dipercaya diharapkan informasi yang diperoleh pasien lebih
tepat
3. Berbasis
bukti, dimana semua informasi harus berdasarkan penelitian ilmiah
4. Pemberdayaan
konsumen dan pasien, dengan informasi pengetahuan tentang kedokteran,
pengobatan dan catatan elektronik pribadi, diharapkan pelayanan kesehatan dapat
berpusat pada pasien.
5. Menciptakan
hubungan baru antara pasien dan profesional kesehatan menuju kemitraan sejati
yang dimana keputusan dibuat secara bersama
6. Pendidik
bagi para dokter dan pasien dari sumber online
7. Memperluas
cakupan pelayanan kesehatan secara kesehatan secara global, karena teknologi
komunikasi sudah dapat mewujudkannya dengan teknologi internet
Kendala dari penggunaan e-health :
1. Kesiapan
sumber daya manusia
2. Kesiapan
organisasi atau instansi yang terlibat
3. Budaya
kerja
4. Perkembangan
teknologi dan ketersediaan infrastuktur
5. Hubungan
konsumen dengan tenaga kesehatan
Macam-macam
e-health :
- Informatika konsumen (consumer informatics)
yang ditujukan untuk masyarakat umum. Pada tipe ini, umumnya e-health digunakan untuk
memberikan informasi kesehatan kepada pasien dan masyarakat umum serta
memfasilitasi komunikasi antara praktisi kesehatan dengan pasien di luar
jam praktik.
2. Informatika
medis dan klinis (medical/clinical informatics) untuk institusi dan para
praktisi kesehatan. Rekam medis elektronik (EMR) dan peresepan elektronik
merupakan contoh besarnya. Di Indonesia, sebagian rumah sakit yang ada di
kota-kota besar sudah mulai mengaplikasikannya. Bagi para dokter, e-health
membantu meningkatkan akurasi diagnosis dan terapi dalam bentuk telemedicine.
Ini adalah konsultasi jarak jauh antardokter dan clinical decision-making tools
(perangkat lunak untuk membantu diagnosis). Di samping itu, e-health juga
digunakan sebagai sarana pendidikan jarak jauh misalnya melalui webinar dan
pembelajaran online.
3. Bioinformatika
(bioinformatics) untuk para akademisi dan peneliti. Pada tipe ini, aplikasi e-health
utamanya dimanfaatkan untuk manajemen, distribusi, dan pengolahan data
kesehatan (misalnya data sebaran penyakit). Hasil olahan data tersebut umumnya
dipakai sebagai dasar pembuatan kebijakan kesehatan maupun pengobatan untuk
kepentingan masyarakat umum.
Di Indonesia, teknologi informasi dan e-health
memiliki potensi yang besar dalam memberikan informasi serta pelayanan
kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Namun, akurasi dan keamanan informasi
masih menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar. Pemanfaatannya juga harus bijak
agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Komentar
Posting Komentar