Ciri-Ciri Kanker Payudara pada Perempuan dari Stadium 0 Sampai 4
Ciri-Ciri
Kanker Payudara pada Perempuan dari Stadium 0 Sampai 4
Penyakit
kanker timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang berubah
menjadi sel kanker. Sel menjadi tumbuh tak terkendali dan pembelahannya
melebihi batas normal, menyerang jaringan biologis di dekatnya, bermigrasi ke
jaringan tubuh lain melalui sirkulasi darah, atau sistem limfatik.
Kanker
payudara adalah salah satu jenis kanker yang tumbuh dan menyerang jaringan
payudara, misalnya di saluran keluar air susu, lobulus atau pabrik penghasil
air susu, dan jaringan lainnya.
Tahap-tahap
kanker payudara terdiri dari 4 stadium, mulai dari 0 hingga 4. Stadium I hingga
III bahkan dibagi lagi jadi beberapa jenis. Mengetahui arti dari
stadium-stadium ini jadi penting, sebab kanker payudara sukar untuk didiagnosis
karena gejala-gejalanya yang mirip dengan penyakit-penyakit lain. Artinya,
seseorang bisa saja baru mengetahui mengidap kanker ketika ia sudah di stadium
III atau bahkan IV.
Dilansir
dari salah satu situs kesehatan AS WebMD, stadium 0 merupakan stadium awal
ketika kanker terdiagnosis di dalam saluran payudara atau kelenjar susu, dan
belum menyebar ke manapun atau mengganas. Di stadium ini, kemungkinan seseorang
untuk sembuh jauh lebih besar sebab banyak penanganan yang dapat dilakukan.
Berikutnya
disebut Stadium I, fase ketika kanker payudara disebut invasif, atau telah
rusak dan gampang menyerang jaringan yang sehat. Stadium satu memiliki dua
jenis diagnosis, disebut stadium IA dan stadium IB. Pada stadium IA, kanker
telah menyebar ke dalam jaringan lemak payudara.
Selain
itu, kanker payudara stadium 1 memiliki ciri-ciri munculnya benjolan di
payudara atau bawah ketiak, biasanya akan lebih terasa saat masa menstruasi.
Ciri kedua adalah warna kulit payudara yang berubah menjadi kemerahan, seperti
terjadi iritasi, dan tekstur kulit terasa seperti kulit jeruk. Ciri terakhir
adalah munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri, ditandai
dengan keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak. Antisipasi
sejak dini bagi para wanita jadi kunci untuk menekan risiko buruk dari kanker
payudara.
Jika
pengidap punya tumor atau benjolan di payudaranya, ukurannya pasti sudah lebih
kecil—tidak lebih besar dari biji kacang, atau mungkin sudah hilang sama
sekali. Benjolan sendiri jadi salah satu gejala yang muncul pada payudara
pengidap, meski 8 dari 10 benjolan yang ada di payudara perempuan bukanlah
kanker, melainkan kista atau daging tumbuh yang sering muncul pada siklus
menstruasi wanita.
Kanker
payudara stadium IB, beberapa sel kanker, mungkin dalam jumlah kecil, sudah
masuk ke dalam kelenjar getah bening.Sementara kanker payudara stadium II
adalah fase ketika kanker telah tumbuh, menyebar, atau keduanya. Seperti
stadium I, stadium ini juga punya dua jenis.
Stadium
IIA adalah kondisi ketika tumor (benjolan) masih ada, kemungkinan sudah makin
kecil atau hilang sama sekali. stadium ini juga berarti kemungkinan sel kanker
tidak ditemukan di kelenjar getah bening, atau malah sudah tersebar ke jaringan
lain.
Sedangkan,
stadium IIB, tumor di payudara lebih besar—mungkin seukuran kenari atau sebesar
biji jeruk nipis. Bisa jadi sel kanker ada di kelenjar gatah bening atau tidak.
Kanker
payudara stadium III, kanker belum menyebar ke tulang atau organ, tapi artinya
ia sudah lebih ganas, dan lebih sulit untuk dilawan. Stadium ini punya tiga
jenis. Selain stadium IIIB seperti yang diderita Renita, stadium lainnya adalah
stadium IIIA dan stadium IIIC.
Stadium
IIIA berarti kanker telah ditemukan sampai sembilan ruas kelenjar getah bening
yang membentuk rantai dari ketiak Anda ke tulang selangka. Dalam beberapa kasus
ada benjolan besar pada payudara, namun tidak pada kasus lainnya. Sementara
stadium IIIC berarti kanker telah ditemukan di 10 atau lebih kelenjar getah
bening, atau telah menyebar di atas atau di bawah tulang selangka.
Kanker
payudara stadium terakhir, stadium IV, adalah yang paling parah. Sel-sel kanker
payudara telah menyebar jauh dari payudara dan kelenjar getah bening. Tempat
yang paling umum adalah tulang, paru-paru, hati, dan otak. stadium ini
digambarkan sebagai “metastatik,” yang berarti telah menyebar ke luar daerah
tubuh jauh dari tempat ia pertama kali ditemukan.
Komentar
Posting Komentar